Kamis, 11 Maret 2010
setiap orang punya masalah dan masa lalu
Aq disini, melihat dan mendengarkan suara mereka,
mereka yang dahulu juga ada di masa jahiliyah itu,
masa kegelapan, -tentunya dengan masa kegelapan yang berbeda.
Setiap orang punya masalah dan masa lalu..
tetapi, masa gelap itu tetaplah gelap…
tak ada cahaya, sepi, pengap, pekat, jenuh..
dalam saat gelap inilah butuh cahaya,
dan selalu merindukan cahaya,
secercah mentari pagi,
sebuah lilin, apapun itu…
ahhh…fitrah manusia memang selalu pada kebaikan seperti yang Allah katakan.
Setiap orang punya masalah dan masa lalu..
Namun sebagaimana kata umar r.a, “barang siapa yang Berjaya pada masa jahiliyahnya, maka ia akan Berjaya pula pada masa berimannya.”
Percayalah, dibalik itu, sebenarnya ada qolbu yang bersih..
Mereka bukan seorang bejad mutlak dan tidak dilahirkan sebagai orang yang bejad,
Tapi mereka hanya saja belum mendapat hidayah, mereka belum menjemput hidayah itu.
Siapa yang berani mengatakan bahwa hati kita lebih bersih daripada mereka?
Setiap orang punya masalah dan masa lalu,
Mereka bukan untuk dijauihi,
Mereka disini untuk dibimbing…
Mereka disini untuk dirangkul..
Mereka disini untuk kita ajak dalam indahnya islam, indahnya ukhuwah…
Wallahu’alam…
Semoga qta bsa mengambil pelajaran..
-iseng nulis pas lecture ice breaking: Juvenile delinquency-
Sabtu, 06 Februari 2010
andai aku punya tempat duduk...
seperti biasa..
sabtu sore..merencanakan pulang ke solo dengan kereta api p*****s..
sebuah kereta yg slalu ku tumpangi ketika pulang-balik solo..
sampai di lempuyangan dengan ngos2an *abis ngebut ngejar jadwal kreta (lagi)*
melihat situasi.. kanan..kiri…
"ramee bwanget.. jangan2 ga dpt tempat duduk" batinku..
benar saja..
kereta datang, seluruh orang berebutan utk naik seakan-akan di dalamnya terdapat sembako yang menjanjikan selama 5 tahun..
dan karena kalah postur di banding orang2 itu..jadilah aq jg tak mendapatkan tmpat duduk yg seharga sembako 5 tahun itu..
sangat rame dan berdesak-desakan,,
seakan2 dalam sejam lagi aq sudah akan menjadi bandeng presto...
sangat rame..
bahkan utk duduk selonjoran di bawah saja sepertinya ga bisa..
melihat sekeliling...
"yahh..qo yg duduk malah yg cowo2..yg bdiri kbanyakan cewe, ngalah keQ" sewotku..
tp cepat2 kukembalikan niat,,
"astagfirullah"...
tiba di stasiun berikutnya....
kulihat dari kejauhan banyaknya penumpang yang menunggu di pinggir rel kereta stasiun tersebut..banyak juga..
"hah..masih akan ditambah lagi dengan orang sebanyak itu?"
baiklah,,,
namun ada yg membuat hatiku tersentak..
diantara orag2 yang masuk melalui pintu yg tak jauh dari tempatku berdiri,
tiba2 saja naik sepasang suami istri yang mungkin sudah 50 tahunan usia pernikahan mereka,
mencoba meraih gagang pintu dan naik dg susah payah..
dan tak ada yg membantu..
tp dengan romantisnya setelah si kakek naik, kakek itu menyambut tangan si nenek dan membantu nenek naik..
"subhanallah"...
berhasillah mereka berdua naik ke kereta...
penumpang yang sudah di dalam kereta bergerak masuk demi puluhan penumpang yang baru saja masuk terutama sepasang kakek nenek tadi..
kereta pun berjalan lagi...
tentu saja penumpang yang baru naik ga ada yg dpt tempat duduk
lha dari stasiun sebelumnya saja sudah banyak yg berdiri...
hey..
tp ada yg aneh disini...
kakek nenek itu dibiarkan BERDIRI...!!
tak ada satupun yang mempersilahkan mereka duduk..
aku alihkan pandanganku,
di depanku duduk seorang bapak2 berbadan besar dan perut buncit
sepertinya pekerja kantoran..
2 orang disamping kanan beliau sepasang muda-mudi yg katanya sedang menjalin cinta (baca: pacaran)
Disamping kiri duduk pula pemuda2 yang sepertinya anak kuliahan yg masih kuat kurasa utk berdiri 1 jam ke depan...
ku alihkan pandanga ke arah belakang...
sepasang suami istri yang sedang repot mendiamkan anak bayinya yang rewel,
ntah karena apa, kemungkinan karena sang bayi yg masih polos itu juga ternyata merasa hampir dijadikan banding presto..
disamping kanan suami istri itu lagi-lagi 3 orang pemuda berbadan tegap,
jangankan berdiri,mungkin bergelantungan di kereta inipun harusnya dia mampu..
di samping kiri suami istri itu seorang mbak2 dan sebelahnya juga seorang ibu yang tampak sedang berbicara dengan anaknya yag sepertinya masih duduk di bangku SD..
heyy…
di sekelilingku mereka yang mendapet tempat duduk itu,
sebagian besar adalah orang yang masih cukup kuat kurasa untuk menggantikan sepasang kakek nenek itu untuk berdiri…
aq tunggu 5 menit…
10 menit…
20 menit..
30 menit…
Tidak juga ada yg memberi beliau tempat duduk…
“andai aq dapat tempat duduk…
Jadi menyesal tidak ikutan rebutan tempat duduk ketika naik tadi…
Hmm…jd bingung ajakan apa yg sebaiknay kutulis beserta notes ini…
Mungkin sperti ini..
“hey orang2 yang bertempat duduk ketika di kereta api,,perhatikan lingkungan sekitar.. masih ada yg lebih berhak mendapatkan tempat duduk itu”
Atau seperti ini..
“mohon maaf kakek nenek..sebaiknya kakek nenek tidak naik kereta ketika sedang penuh… karena hanya akan membuat orang lain kasihan…”
Hah!!!
Biarlah mereka yang MEMPUNYAI HATI yg dapat mengambil pelajaran…
Sedangkan pelajaran untuk diriku:
“rebut lah kursi tempat duduk seramai apapun itu.. syapa tahu suatu saat nanti akan ada kakek nenek spt itu yg kedua, ketiga, atau selanjutnya… berjanji merebut “kursi seharga 5 sembako” itu untuk orang lain…bukan sekedar untukku..”
Akhir cerita…
45 menit setelah itu kakek nenek itupun dapat duduk dan aku pun juga dapat tempat duduk di stasiun purwosari dimana 50% penumpang sudah turun di stasiun itu..
Kereta pun berhenti di stasiun trakhir-solo balapan..
Dimana aku dan kakek nenek itu sama2 turun…
Ya Allah….ampuni dosa mereka dan ringankan beban mereka..aamiin..
wallahu'alam..
Rabu, 16 September 2009
refleksi di penghujung RamadhanNya....
malam tadi..
malam 27 ramadhan, Insya Allah...
mencoba tuk sedikit merenungi...
tiba sudah d'penghujung ramadhan...
kembali mengingat target-target yang tertulis pada awal ramadhan...
"BELUM MAXIMAL"
2 kata yg menggambarkan semuanya...
jika dipertanyakan mengenai ibadah yg telah dilakukan...
bagaimana kualitas shalat??
bagaimana shalat sunnah?rawatib?dhuha?Qiyam
sudah berapa banyak rizki yg qta sedekahkan?
sudah berapa lembar Qur'an yg qta baca?sudahkah mentadaburinya?bukan hanya sekear membaca??
sudah berapa banyak menangis dalam sujud memohon ampunanNYA??
bukankah bulan ini adalah bulan yg penuh ampunan??
ataukah yang difikran qta hanyalah.....
bagaimana mudik?dengan apa?akan bawa oleh2 apa?
bagaimana dengan baju baru?dapat berapa stelan?akan pakai baju apa pada hari lebaran?
akankah dapet THR?dari sodara2 atou dari keluarga besar?
jikalau Rasulullah SAW--yang sudah dipastikan masuk surga--saja menangis akan perginya tamu nan agung ini..
bagaimana qta??
akankah qta berkata *asiik ramadhan tgl sebentar lagi?
atau mungkin kita juga akan menangis...
namun....akankah ter'relisasikan tangis itu pada bulan2 setelahnya??
akankah ramadhan meninggalkan jejak rindu hingga menanti2 pertemuan ramadhan berikutnya?bagai kekasih yg menunggu kedatangan pujaan hatinya??
atau hanya sekedar menangis...?
menangis sebagai simbol sedih krn menganggap diri sebagai golongan orang2 beriman??
wallahu'alam...
refleksi diri...
tidak bermaksud menyinggung siapapun...
Rabbi....
ampuni kami...
beri kami rahmat dan ridhoMu...
jangan butakan hati kami...
tuntun hati kami menuju perjalanan indahMu...
aamiin..
Selasa, 15 September 2009
teruntuk teman2 seperjuangan..^^
teruntuk saudara2 ku...
atas nama ukhuwah...
kudendangkan ini tuk kalian...
Sesunggunya Engkau tahu..
bahwa hati ini tlah berpadu
berhimpun dalam naungan citaMu...
Bertemu dalam ketaatan
Bersatu dalam perjuangan,
Menegakkan syariah dalam kehidupan...
*kuatkanlah ikatannya...
kekalkanlah cintanya...
Tunjukillah jalan-jalannya...
Terangilah dengan cahyamMu
Yang tiada pernah padam..
**Ya Rbbi... bimbinglah kami..
Lapangkanlah dada kami
Dengan karuni iman
dan indahnya tawakal padaMu...
Hidupkan dengan ma'firatMu,
matikan dalam syahid di jalanMu,
Engkaulah pelindung dan pembela...
*
**
Kamis, 06 Agustus 2009
refleksi diri sepeninggalan mbah surip
bismillah..
belakangan ni ramai sekali di TV, majalah, koran dan bahkan sampai mulut ke mulut membicarakan mengenai meninggalnya mbah surip..
Saya disini tidak akan membahas bagaimana mbah surip meninggal, apa saja penyakit yamg diderita mbah suri, bagaimana kebiasaan mbah surip, dan semacamnya...
Saya hanya ingin refleksi diri dan juga mengajak teman2 tuk kembali melihat masa depan kita..masa depan yang lebih kekal tentunya...
Apa yang kita tinggalkan di dunia jika kita nanti juga dipanggil?
apakah suatu yang bermanfaat tuk orang lain?
atau hanya sebagai kenangan di hati beberapa manusia?
atau yang lebih parah apakah kita hanya akan meninggalkan 3 kata? (si fulan, lahir tanggal sekian, meninggal tgl sekian)
Kapan kita meninggalkan dunia yang fana ini dan menuju kehidupan yang lebih kekal?
tidak ada satupun yang dapat menjawab ini karena hanya Allah lah yang tahu yang juga sudah tertulis dengan jelas pastinya dalam kitab lauhul mahfudz...
bukankah yang dapat kita usahakan sekarang hanyalah mengumpulkan bekal sebanyak2nya tuk kehidupan yg lebih kekal itu?
berusaha sekuat tenaga agar tiap detik yang dilewati menghasilkan tiket ke syurga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai.. dan itulah sebaik2nya tempat kembali..
semoga..
Bagaimana kita meninggal?
akankah ketika kita sedang melakukan hal yang sia2?
atau bahkan maksiat?
ataukah ketika kita sedang berjihad di jalanNya?
bukankah sebaik2nya mereka adalah yang mati syahid dalam menegakkan agama Allah?
Apa kata-kata terakhir kita ketika ruh yang dicabut sudah sampai tenggorokan?
apakah kata2 makian karena kesakitan yang luar biasa?
ataukah kata2 standar namun tak bermakna?
ataukah asma Allah yang keluar dari lisan ini?
semoga..
ini menjadi refleksi diri bagi kita..
sebagai hikmah yang dapat dipetik manfaatnya..
semoga ini semua mengantarkan kita pada kebaikan...
dan membuat kita lebih siap tuk menginggalkan bau anyir dunia fana ini..
aamiin,
Senin, 03 Agustus 2009
manfaat softdrink (amanah ni)
1. Untuk membersihkan toilet :
Tuangkan sekaleng softdrink ke dalam toilet.
Tunggu sejam, kemudian siram sampai bersih.
Asam sitric dalamnya menghilangkan noda-
noda dari keramik
2. Untuk membersihkan radiator mobil :
Campur sekaleng softdrink ke dalam karburator.
Panaskan mesin 15-30 menit.
Dinginkan
mesin, setelah itu buang air karburator.
Anda akan melihat karat yang rontok bersama air tersebut.
3. Untuk menghilangkan titik-titik karat dari bumper /chrome mobil:
Gosok bumper dengan gumpalan alumunium foil
yang direndam dalam softdrink
4. Untuk membersihkan korosi dari terminal aki mobil :
Tuangkan sekaleng sofdrink di atas terminal aki
untuk membersihkan korosi.
5. Untuk melonggarkan baut yang berkarat :
Gosokkan kain yang direndam dalam softdrink
pada baut yang
berkarat.
6. Untuk menghilangkan noda-noda lemak pada pakaian :
Tuangkan sekaleng sofdrink ke dalam tumpukan
cucian yang bernoda lemak, tambahkan detergent,
dan putar dengan putaran normal
softdrink akan menolong menghilangkan noda lemak.
Untuk Perhatian Kita
PH rata-rata dari soft drink adalah 3.4..
Tingkat keasaman ini cukup kuat untuk melarutkan gigi dan tulang!
Tubuh kita berhenti menumbuhkan tulang pada usia sekitar 30th.
Setelah itu tulang akan larut setiap tahun melalui urine tergantung
dari tingkat keasaman
makanan yang masuk.
Semua Calcium yg larut berkumpul di dalam arteri,urat nadi, kulit,
urat daging dan organ,
yang mempengaruhi fungsi ginjal.
Soft drinks tidak punya nilai gizi (dalam hal vitamin dan mineral).
Mereka punya kandungan gula lebih tinggi, lebih asam, dan banyak zat
aditif seperti
pengawet dan pewarna.
Sementara orang suka meminum soft drink dingin setelah
makan,
coba tebak apa akibatnya? Akibatnya?
Tubuh kita mempunyai suhu optimum 37 supaya enzim pencernaan berfungsi.
Suhu dari soft drink dingin jauh di bawah 37,terkadang mendekati 0.
Hal ini mengurangi keefektivan dari enzim dan memberi tekanan pada
sistem pencernaan
kita,mencerna lebih sedikit makanan.
Bahkan makanan tersebut difermentasi.
Makanan yang difermentasi menghasilkan bau, gas, sisa busuk dan racun,
yang diserap
oleh usus, diedarkan oleh darah ke seluruh tubuh.
Penyebaran racun ini mengakibatkan pembentukan macam-macam penyakit.
Beberapa Contoh
Beberapa bulan lalu, ada sebuah kompetisi di Universitas Delhi :
Siapa dapat minum
softdrink paling banyak??
Pemenangnya meminum 8 botol dan mati seketika karena kelebihan Karbondioksida
dalam darah dan kekurangan oksigen...
Setelah itu, Rektor melarang semua soft drink di semua kantin universitas. .
Seseorang menaruh gigi patah di dalam botol softdrink, dan dalam 10 hari
gigi tersebut
melarut!
Gigi dan tulang adalah satu-satunya organ manusia tetap utuh selama tahunan
setelah manusia mati
Bayangkan apa yang dilakukan minuman tersebut pada usus dan lapisan
perut kita yang halus!
Permohonan Kepada Semua, Forward kabar ini kepada teman-teman untuk
menambah kewaspadaan terhadap kegunaan soft drink.
Rabu, 29 Juli 2009
Disuruh pacaran?? wew!!
Pagi itu,,hp ku berbunyi…
“telpon dari ibu, ada apa sore2 begini nelpon?? Tumben amat” fikirku…
Namun, terjadi percakapan yg cukup menggelikan..
Hihi,,
Aku: Assalamu’alaykum,,
Ibu : Wa’alaykumussalam. deQ..??
Aku : iya,, ada apa bu?
Ibu : ……………………………………………. (ibu membicarakan hal lain)
Aku : iya bu…
Lalu………
Ibu : deQ,, kmu
(ibu ngomong dengan nada serius dan sebelum ibu melanjutkan kata2 beliau, aq membayangkan ibu akan berkata ‘belajar dunk yang serius, jangan sampai dapat nilai jelak lagi,, jangan mengecewakan ibu lagi..’ aku pun sudah bersiap diri dengan perkataan maaf dan selanjutnya… tapi ternyata…….
Ibu : (lanjutan yang tadi)….. kmu udah boleh koQ pacaran…
DUBRAK..!!!!
Sungguh hal yang di luar dugaan…
Pikiranku pun melayang ke masa kira2 2 tahun yang lalu, 3 tahun yang lalu, 4 tahun yang lalu… yah…masa2 jahiliyah itu… saat2 aku dilarang pacaran, tapi malah dengan bandel aku melanggar larangan ibu dan laranganNya dengan berpacaran dengan seorang teman yang menurutku dya yang terbaik bagi ku.. Astagfirullah…
Dan memang…
Allah itu tidak kehabisan cara tuk menguji hambaNya,
Baru saja beberapa hari sebelum hari itu aku mengikrarkan pada diri sendiri tuk tidak mau berpacaran lagi sampai aku menikah dan pacaran selanjutnya ya hanya dengan suamiku nanti, dengan orang pilihanNya...
Ntahlah….
Hal itu begitu saja terpikir dan terbayang-bayang dalam benakku beberapa hari sebelum akhirnya aku mengikrarkan hal itu pada diriku..
Hal itu begiru mengganggu fikiranku…
Membuat hatiku resah dan membayangiku dalam mimpi2ku…
Sampai pada suatu pagi,
Ntah pada malamnya Allah memberi mimpi apa padaku,
Aku merasa bahwa sudah saatnya aku hijrah..
Hijrah tuk menjaga hati..
Menjaga diri…
Untuk diriku sendiri, untuk masa depanku nanti dan lebih utama untuk Allah dan RasulNya…
Someone said “cara mencari jodoh yang terbaik adl dengan cara memperbaiki diri”
Dahulu…aq tak habis pikir kenapa cara mencari jodoh dengan cara memperbaiki diri? Apa hubungannya memperbaiki diri dengan jodoh kita?
Apakah dengan aku memperbaiki diri lalu jodohku yang jauh di luar
Lalu bagaimana dengan film2 yang menceritakan istrinya alim luar biasa tapi suaminya bejadnya na’udzubillah?
Yah…sebejadn2nya aku dulu, Alhamdulillah Allah masih membukakan hatiku..
Teringat aku dengan berbagai literatur yang kubaca dan pengalaman yang ku alami…
Salah satunya…
“ bagaimanapun, orang akan memilih intan berlian yang terbungkus rapi dan tersimpan di dalam lemari daripada intan berlian yang terpajang di depan etalase dan sering kali dilihat orang, dipegang-pegang apalagi sampai dicoba, mesikipun keduanya sama-sama intan berlian”
Dianalogikan intan berlian itu adalah kita, para gadis dan wanita yang pada dasarnya diberikan kelebihan dari Sang Khalik yakni keindahan yang dapat membuat siapa saja terpesona melihatnya…
Atau percakapan ini
A : udah berapa lama c ma cowok lo?
B : 3 tahun
A : trus nanti nikah mw ma dya?
B : ga ah…aku mw cari yang lebih baik untuk anak2ku dibanding dya
A : lalu bwat apa pacaran 3 tahun klo akhirnya ga nikah?
B : malas aja putus tar,, ntar sakit….
A : lalu apakah tidak sia2 waktu yang lo keluarin bwat dya?
B : ntahlaaa…
Dan fakta-fakta seperti…
B : kakak gw udah putus ma ceweknya, padahal dah tunangan, tinggal nikah lagi
A : lho?kenapa?
B : baru ketahuan sifat buruk si cewe
A : lha? Jadi 5 taun ngapayn aja?
B : tauk…
C : deq.. akhirnya mba **** (sepupuku) nikahnya bukan sama pacarnya yang udah 2 tahun itu lho?
A : hah? Masa? Kenapa?
C : ga tw…akhirnya nikah ma tetangganya yang baru kenal 1 bulan…
A : ???
Dan terbukti pula dengan 3 orang sepupuku lainnya yang dah lama-lama pacaran, eh ternyata nikahnya malah ma temen kantornya yang baru kenal 3 bulan, atau ma orang yang ketemu di kereta yang juga baru kenalan hanya dalam waktu 4 jam, atau dengan teman lamanya waktu SD, de es be…
Belum lagi fakta yang ini…
“wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji dan laki-laki yang keji adalah untuk wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula).” (QS. An Nuur : 24)
Jelas sekali dalam
Lalu terfikirlah olehku,
Siapa sih yang ga pengen punya suami yang baik, alim dan dapat memimpin keluarga?
Aku juga sangat menginginkan itu pastinya, karena keluargaku nantilah yang pastinya akan aku pertanggung jawabkan di akhirat…
Namun pantaskah jika aku menginginkan suami yang terbaik untuk anak-anakku kelak tapi aku sendiri tidak membentuk diriku sebagai istri yang baik dan ibu yang baik kelak untuk anak-anakku?
Pantaskah seorang bejad sepertiku mendapat suami yang baik itu?
Tidakkah itu tidak adil baginya dan bagi wanita-wanita yang jauh lebih baik dariku di luar
Maka….
Untuk itu…
Aku rasa aku harus berubah…
Lalu kata2 “cara mencari jodoh tyang terbaik adalah dengan cara memperbaiki diri” tidak lagi kusepelekan. Malah menjadi kata2 yang ‘mengena’ bagiku…
Lalu terpikir lagi olehku…
aku merasa hal yang namanya pacaran itu menghabiskan waktu dan energi… Bayangkan saja, jadian, menjalin hubungan, lalu putus, belum lagi masa2 berantem.. dan aq mengakui ketika berantem itu sungguh menghabiskan energi, menangis, ngambek, perlu waktu lagi bwat bahas masalah.. belum lagi klo berakhir dengan putus, sakiiiit bgt rasanya..
Dan klo dibandingkan dengan pacaran jaman sekarang, belum lagi bila si cowok “meminta hal yg tidak2”.. bukankah jika kita berikan, berarti kita tidak lagi memberikan diri kita yang utuh pada suami kita?
Na’udzubillah…
Allah….
Terimakasih atas petunjukMu yang indah ini…
Bantu aku dan saudara2 seimanku yang lain di luar
Aamiin,
Lalu terjadi obrolan singkat dengan ibuku, dan kuakhiri telfon dengan kata2
“ya bu…percaya saja pada Allah dengan janjiNya,
Wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan sebaliknya…
Sekarang saatnya aku tuk memperbaiki diri dulu bu…
Mempersiapkan diri untuk menghadapi masa depanku kelak…”
Wallahu’alam..