Rabu, 29 Juli 2009

Sedikit tanda-tanda kebesaran Allah

“(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): "Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka. (QS. Al-Imran : 191)

Subhanallah.. memang tiada yang sia-sia apa yang diciptakanNya.
Pada keindahan alam ini sudah jelas sekali kebesaran Allah.
Pada tubuh ini banyak sekali rancangan indah yang begitu tertata rapi dan tidak ada satu perancang pun yang dapat menandinginya


Otak kita misalnya, pada dasarnya otak ini mempunyai berat sekitar 1500 gr namun karena ada cairan cerebrospinal ini berat otak kita dalam kepala ini seakan hanya sekita 50 gr (seperti menagnkat beban berat dalam air akan lebih ringan disbanding di udara). Bayangkan saja jika Allah tidak menciptakan cairan serebrospinal ini. Terbayangkah oleh kita kita membawa barang sekitar 1500gr di ats kepala kita setiap saat, dalam keadaan apapun, dimanapun selama hidup kita?


Pada serabut saraf lagi-lagi Allah menunjukkan kebesaranNya. Myelin yang terbuat dari protein dan lipid sebagai isulator dalam neuron dan isulator itu tidak akan mampu dilewati potensial listrik dalam serabut saraf kita tuk mengalirkan informasi, maka ion Natrium pun berdifusi melewati myelin tersebut, tapi natrium itu akan “habis masa hidupnya” jika myelin yang dilewatinya lebih dari 1mm, dan Subhanallah Allah menciptakan myelin kita kurang dari 1mm, bayangkan jika lebih dari itu, maka tidak akan ada respon saraf yang sampai pada otak kita.


Pada rahim ini juga, dengan perencanaan yang sangat sistematis dan tertata rapi ada siklus yang dengan waktu-waktu tertentu endometrium menebal karena pengaruh hormone tuk mempersiapkan calon mujahid jika ovum itu bertemu dengan sperma. Namun jika tidak, meluruhlah dinding endometrium itu. Bayangkan saja jika Allah tidak memberi waktu bagi rahim ini tuk meluruhkan dingding itu, tidak akan terbayang uterus ini akan penuh hanya dengan gumpalan-gumpalan darah sejak seorang wanita pubertas sampai masa menopous. Padahal rahim itu ukrannya tidak lebih besar daripada bola golf.


Pada berjuta2 sperma yang menyerbu sebuah ovum pun Allah tetap saja menunjukkan kebesaranNya, disini Allah mengajarkan kita tuk amal jama’i. Sperma yang berjuta-juta itu bukan hanya berlomba tuk mencapai si ovum yang telah menunggu tapi mereka sama-sama menghasilkan enzim yang cukup memadai tuk beramai-ramai meluruhkan sawar yang mgelilingi ovum sampai sperma pemenang menembus sitoplasma ovum. Tidak ada satupun sperma itu yang egois dan mau menang sendiri tapi mereka justru tetap berkonstribusi tuk membantu siapapun saudara sperma itu yang akan mencapai ovum yang jika bertemu akan menghasilkan seorang mujahid pembela agama ini kelak.


Subhanallah…
Tidak ada alasan bagi kita tuk memungkiri ayat di atas karena memang tidak ada alasan bagi kita tuk tidak mempercayai Kebesaran Allah.

“Yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis. Kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Tuhan Yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang. Maka lihatlah berulang-ulang, adakah kamu lihat sesuatu yang tidak seimbang?” (QS. Al-Mulk : 67)


Ya Allah.. sesungguhnya tidak ada satupun yang tidak seimbang dari pencitaanMu.
Allahu Akbar.. Allahu Akbar.. Allahu Akbar…

Wallahu’alam..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar