malam tadi..
malam 27 ramadhan, Insya Allah...
mencoba tuk sedikit merenungi...
tiba sudah d'penghujung ramadhan...
kembali mengingat target-target yang tertulis pada awal ramadhan...
"BELUM MAXIMAL"
2 kata yg menggambarkan semuanya...
jika dipertanyakan mengenai ibadah yg telah dilakukan...
bagaimana kualitas shalat??
bagaimana shalat sunnah?rawatib?dhuha?Qiyam
sudah berapa banyak rizki yg qta sedekahkan?
sudah berapa lembar Qur'an yg qta baca?sudahkah mentadaburinya?bukan hanya sekear membaca??
sudah berapa banyak menangis dalam sujud memohon ampunanNYA??
bukankah bulan ini adalah bulan yg penuh ampunan??
ataukah yang difikran qta hanyalah.....
bagaimana mudik?dengan apa?akan bawa oleh2 apa?
bagaimana dengan baju baru?dapat berapa stelan?akan pakai baju apa pada hari lebaran?
akankah dapet THR?dari sodara2 atou dari keluarga besar?
jikalau Rasulullah SAW--yang sudah dipastikan masuk surga--saja menangis akan perginya tamu nan agung ini..
bagaimana qta??
akankah qta berkata *asiik ramadhan tgl sebentar lagi?
atau mungkin kita juga akan menangis...
namun....akankah ter'relisasikan tangis itu pada bulan2 setelahnya??
akankah ramadhan meninggalkan jejak rindu hingga menanti2 pertemuan ramadhan berikutnya?bagai kekasih yg menunggu kedatangan pujaan hatinya??
atau hanya sekedar menangis...?
menangis sebagai simbol sedih krn menganggap diri sebagai golongan orang2 beriman??
wallahu'alam...
refleksi diri...
tidak bermaksud menyinggung siapapun...
Rabbi....
ampuni kami...
beri kami rahmat dan ridhoMu...
jangan butakan hati kami...
tuntun hati kami menuju perjalanan indahMu...
aamiin..